Trilogi Mahabbah: Menelusuri Jejak Kasyf dan Getaran Rindu kepada Sang Nabi Melalui Sanad Tuan Guru Sekumpul
Cinta kepada Rasulullah ? sejatinya bukanlah hasil dari konstruksi logika atau dialektika akal manusia, melainkan resonansi murni sebuah ruh yang merespons frekuensi Ilahiah. Jauh sebelum pikiran kita mampu merangkai presisi makna, jiwa telah lebih dulu ditundukkan oleh sentuhan cahaya. Di bumi Nusantara, resonansi kerinduan ini menemukan mediumnya yang paling syahdu melalui lisan seorang Wali Kutub yang masyhur, Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang kita kenal dengan Abah Guru Sekumpul
