Dirasatul Qur'an Al-Karim adalah Lembaga Pendidikan pondok pesantren yang fokus pada Tahfidzul Qur'an
Minggu, 16 Agustus 2026 | 2 Rabiul Awwal 1448 H
+6281392603221

SOWAN RARULULLAH DAN PERMOHONAN AMPUNAN

SOWAN DAN BERSIMPUH

Ada satu ayat yang diijazahkan oleh Syaikhina Ahmad Bahauddin Noer Salim, QS. An-Nisā' [4]: 64

.. ۗ وَلَوْ اَنَّهُمْ اِذْ ظَّلَمُوْٓا اَنْفُسَهُمْ جَاۤءُوْكَ فَاسْتَغْفَرُوا اللّٰهَ وَاسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُوْلُ لَوَجَدُوا اللّٰهَ تَوَّابًا رَّحِيْمًا

"Seandainya mereka setelah menzalimi dirinya datang kepadamu (Nabi Muhammad), lalu memohon ampunan kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka mendapati Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang."

Beliau dawuh : "cung suk ne kon ditekdir isa sowan Kanjeng Nabi Woconen ayat iki. Kudu kon yakini nek Kanjeng Nabi kui iseh Sugeng lan kerso nyuwunke ngapuro dosa umate seng isa sowan Kanjeng Nabi. Sayyid Muhammad Al-Maliki karo kabeh ulama dawuh nek Kanjeng Nabi iku nganti saiki iku tasih sugeng (urep), isa nyuwunke ngapuro kito umate ing ngersane Allah".

Ketika beliau mengijazahkan ayat ini, aku memahami bahwa itu bukan sekadar wirid tambahan, melainkan penegasan atas satu akidah yang dipegang teguh oleh para ulama sepanjang zaman: bahwa khithab "ja'uka" — datang kepadamu — dalam ayat ini berlaku bukan hanya untuk generasi yang hidup semasa Nabi ﷺ, tetapi terus mengalir hingga akhir zaman.

Membaca ayat ini bukan sebagai orang yang merasa sudah bersih, melainkan sebagai orang yang tahu persis bagaimana rasanya menzalimi diri sendiri — melalui dosa kemaksiatan yang selalu saja diulang-ulang. Dan di titik itulah ayat ini menjadi sangat personal: ja'uka — datanglah kepadamu (Nabi). Bukan datang dengan kesombongan bahwa diri layak, tetapi datang dengan kerendahan seorang yang tahu ia membutuhkan pertolongan dan syafaat seseorang yang doanya tidak pernah tertolak di sisi Allah.

Fastaghfarullaha wastaghfara lahumur rasul — mereka memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka. Ada dua istighfar di sini, bukan satu. Istighfar hamba yang terbatas, dan istighfar Rasul yang mulia di sisi Allah.

#GusBaha #Mahabbah #Rasul

Bagikan ke :